TAMAN NASIONAL BERTUANG KARIMUN

Kekhasan Ekosistem dan bervariasinya keadaan topografi kawasan memberikan peluang untuk hidupnya beranekaragam jenis tumbuhan. Tumbuhan tersebut hidup pada beberapa tipe ekosistem.

Pada tipe ekosistem Hutan Daratan Rendah didominasi oleh jenis dari family Dipterocarpaceae seperti Tengkawang tungkul (Shorea sp). Jenis lainnya seperti Jelutung (Dyera costulata), Pulai (Alstonia scholaris) dan Belian (Eusideroxylon zwageri). Dari family Palmae ditemukan jenis Bambu (Bambusa spp), Rotan (Calamus sp) dan Aren (Arenga pinata).

Tipe vegetasi Daratan sedang masih didominasi oleh jenis-jenis dari family Dippterocarpaceae seperti Meranti (Shorea sp), Resak (Vatica sp) dan Kapur (Driyobalanops sp). Jenis lainnya adalah Ubah (Syigium sp), Medang (Litsea sp), Bintangor (Callophylum inofilum) dan Durian burung (Durian carinatus).

Pada Tipe Vegetasi Daratan Tinggi masih ditumbuhi berbagai jenis meranti. Jenis lain yang khas pada tipe vegetasi ini adalah jenis Cemara gunung (Casuarina junghuniana) dan Ubah ribu (Syzigium sp). Perbedaan yang terlihat jelas pada tipe vegetasi ini adalah munculnya lumut-lumut hijau di setiap batang tumbuhan. Pada tipe vegetasi Puncak Pegunungan, ukuran tumbuhan semakin kecil dan lumut-lumut hijau semakin tebal menempel di kulit pohon. Di antaranya jenis Cemara gunung (Casuarina junghuniana), Pandan (Pandanus sp), Rotan (Calamus sp) dan beraneka ragam jenis Kantong semar (Nephentes sp).

Satwa

Jenis satwa yang mendominasi dan paling sering terlihat di kawasan ini adalah jenis Primata (Monyet) seperti Orangutan (Pongo pygmaeus), Kelempiau (Hylobathes moloch) dan Kera ekor panjang (Macaca fascicularis). Jenis Mamalia lain yang sering terlihat di antaranya Beruang madu (Helarctos malayanus), Rusa (Cervus unicolor) dan Pelanduk (Tragulus napu). Jenis burung yang paling menonjol di kawasan ini adalah berbagai jenis Enggang (Bucerotidae), termasuk jenis Enggang Gading (Rhinoplax vigil) yang menjadi maskot fauna Kalimantan Barat.

 
Kawasan Taman Nasional Bentuang Karimun terletak di Kabupaten Kapuas Hulu Proppinsi Kalimantan Barat. Secara administratif berada di Kecamatan Putussibau dan Kecamatan Embaloh Hulu. Penetapan sebagai kawasan Taman Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 467/Kpts-II/1995, dengan letak geografis antara 0° 33’ – 1° 33’ LU dan 112° 10’ – 114° 20’ BT.


Sungai Sibau

Sebelah Utara kawasan berbatasan dengan Serawak (Malasyia), sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Lanjak, sebelah Timur berbatasan dengan Cagar Alam Lanjak Entimau di Serawak (Malasyia) dan sebelah Barat berbatasan dengan Kalimantan Timur. Luas kawasan ± 800.000 Ha.

Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat pada tahun 1996/1997, mulai mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan Taman Nasional melalui Proyek Pengembangan Kawasan Konservasi Kalimantan Barat.

   

Cara mencapai lokasi :

Dari Pontianak ke Putussibau melalui jalan darat (± 11 jam) atau dengan pesawat udara (± 2,5 jam). Dari Putussibau menyelusuri S. Kapuas, S. Sibau dan S. Menyakan selama ± 8 jam dengan semi long boat atau dari Putussibau menyelusuri S. Kapuas dan S. Embaloh Hulu selama ± 3 jam dengan speed boat, kemudian dilanjutkan dengan klotok menuju Embaloh Hulu (Desa Benua Martinus) selama ± 2 hari.

Potensi Kawasan :

Sebagian besar keadaan topografinya berbukit-bukit yang merupakan bentangan Pegunungan Muller yang menghubungkan Betung dan Kerihun (bentuang Karimun) dan sebagai pembatas antara wilayah Indonesia dengan Serawak Malaysia. Pada bulan September 1997 dilaksanakan ekspedisi bersama antara Indonesia – Malaysia (selama 6 minggu).

Dari kaki-kaki Pegunungan Muller mengalir sungai-sungai kecil yang membentuk DAS besar seperti DAS Kapuas, DAS Sibau, DAS Mendalam, DAS Bungan dan DAS Embaloh. Jalan satu-satunya untuk menuju kawasan TN Bentuang Karimun hanya melalui sungai-sungai tersebut.

Merupakan ekosistem hutan dataran rendah hingga dataran tinggi yang mempunyai keanekaragaman jenis tumbuhan antara lain dari famili Dipterocarpaceae, Jelutung (Dyera costulata), Pulai (Alstonia scholaris), Belian (Eusideroxylon zwageri), Pelawan (Tristania sp), Cemara gunung, Pandan dan Gaharu (Aqularia malacensis).
Sedangkan fauna yang ada di TN Bentuang Karimun antara lain Rusa (Cervus unicolor), Orangutan (Pongo pygmaeus), Kelempiau (Hylobates moloch), Kera ekor panjang (Macaca fascicularis) dan jenis burung yang paling menonjol yaitu Burung Enggang (Bucerotidae sp.), Enggang gading yang menjadi maskot fauna Kalimantan Barat.

Kegiatan yang ditawarkan :

  • Menyusuri sungai-sungai dan melewati jeram-jeram di sepanjang S. Sibau, Embaloh dan Kapuas hingga ke Mahakam sambil menikmati keindahan alam dan satwa-satwa.
  • Hiking dan foto hunting serta tebing/goa.
  • Wisata budaya suku Dayak Iban, Taman dan Bukat.

Daftar Pustaka:

http://www.pendakierror.com/images/pendakierror.gif

Tinggalkan sebuah Komentar

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.